Muhammad Mahdi Akif; Mursyid Am Al-Ikhwan Al-Muslimun; 04-09-2008
Segala puji hanya milik Allah, salawat dan salam atas nabi kita Muhammad saw berserta keluarga dan para sahabatnya.. selanjutnya..
Saat ini kita berada dibawah naungan keindahan dan keberkahan bulan Ramadhan; bulan yg selalu hadir membawa nilai-nilai dan cita-cita atas umat Islam setiap tahun, di dlmnya terdpt byk keberkahan, kenikmatan dan kewajiban yg secara aktual sebagai titik tolak kebangkitan umat dan pertumbuhan pd setiap tingkatannya; sehingga bulan Ramadan selalu memberikan kpd kita akan peta projek pembaikan bagi individu dan umat, dan tentunya kebaikan itu harus selalu kita pertahankan dan pelihara, niscaya Allah akan memberikan petunjuk kpd kita dan menolong kita utk dpt dijadikan sebagai pelaburan terbaik pd masa yg akan dtg.
Dari Anas bin Malik berkata: Nabi saw bersabda: “Lakukanlah yg terbaik pd masa hidup kalian, dan hadapilah utk menggapai rahmat Allah; krn Allah memiliki byk sentuhan dari rahmat-Nya, yg diberikan kpd siapa saja yg dikehendaki dari hamba-hamba-Nya, dan mintalah kpd Allah agar ditutup aurat kalian dan dilindungi jasad kalian”. (Thabrani)
Dan diantara sentuhan Allah yg penuh berkah atas kita adalah bulan Ramadhan; yg merupakan pusat pendidikan bagi umat utk mendekatkan diri kpd Allah, membersihkan jiwa, menilai kembali misi dan strategi perjlnan hidupnya, memanfaatkan waktu yg berharga dan petunjuk robbaniyah sebagai sebaik-baik bekal dlm melintasi jln dakwah kpd Allah.
Fiqh Perubahan Spiritual dlm Bulan Ramadhan
Bhw kita saat ini sangat memerlukan pd sesuatu yg kita sebut dgn “Fiqh Perubahan Spiritual dlm Bulan Ramadhan”; sehingga kita mampu melaburkan sentuhan-sentuhan robbani ini utk dpt muncul di permukaan bumi dgn lebih mulia dari keadaan hidup kita saat ini, mengambil dan menikmati sentuhan-sentuhan yg penuh berkah utk mengarahkan jiwa-jiwa kita menuju pembaikan yg lebih baik dan mengobati apa yg terdpt di dlmnya penyakit dan racun-racun; sehingga mrkpun berhasil membersihkan ruh iman mrk dan mengangkatnya dgn lantunan ayat-ayat Al-Qur’an.
Sebagaimana yg kita ketahui, bhw pangkal perubahan adalah berasal dari dlm jiwa setiap insan; jiwa yg rindu meneguk tsaqofah dan suluk (perilaku) yg baik sehingga mampu menguasai berbagai urusannya, disiplin dlm berbagai tindak tanduknya, bijak dlm berbagai pandangannya. Dan kesemua itu memerlukan usaha yg berkesinambungan. Allah berfirman:
“Sungguh beruntung orang yg selalu bersihi jiwanya dan sungguh rugi orang selalu kotori jiwanya”. (As-Syams:9-10);
dan juga krn perjuangan yg hakiki adalah melawan jiwa (hawa nafsu) sebelum berjuang melawan musuh.
Imam Al-Banna mengungkapkan:
“Medan utama kalian adalah jiwa kalian sendiri; jika kalian berhasil kalahkannya maka terhadap yg lainnya akan lebih mampu, namun jika kalian tidak berhasil kendali dan ubatinya maka dihadapan yg lainnya akan lebih lemah”
krn itu, kita harus selalu berusaha melakukan pembaikan, pembersihan dan penyucian jiwa.
Sungguh Allah telah berikan kemudahan kpd kita jln menuju perubahan spiritual dlm bulan Ramadhan; sehingga menjadikan darinya sebagai titik tolak dan sarana terbaik utk melakukan perubahan yg intensif dan pemisah dan mampu memperbaiki seluruh keadaan yg sedang kita alami saat ini; krn pintu-pintu kebaikan telah terbuka lebar, dan celah-celah kejahatan telah tertutup rapat, sedangkan syaitan-syaitan telah terbelenggu dgn kuat. Rasulullah saw bersabda:
“Jika dtg bulan Ramadhan maka pintu-pintu surga terbuka dan pintu-pintu neraka tertutup dan syaitan-syaitan terbelenggu, dan ada seruan yg memanggil: Wahai para pencari kebaikan bersegeralah, dan wahai para pelaku kejahatan berhentilah”. (Lima perawi hadits kecuali Abu Daud)
Dan di dlmnya juga terdpt seruan yg sangat jelas kpd para ulul albab (orang yg cerdas) utk memanfaatkan bulan yg penuh keistimewaan setelah Allah mudahkan berbagai jln; dgn terbukanya pintu-pintu, tertutupnya pintu-pintu neraka dan terbelenggunya para syaitan.
Syarat Perubahan
Namun agar “Fiqh Perubahan Spiritual” ini memberikan buahnya, maka kita harus memiliki byk syarat; diantaranya adalah keinginan yg sungguh-sungguh utk lakukan perubahan, fahami bagaimana lakukan perubahan, dan jadikan perubahan sebagai kerja nyata bukan hanya sekadar ucapan lisan, begitu pula fahami bhw perubahan tidak dtg dari luar namun hadir dari dlm jiwa itu sendiri. Allah berfirman:
“Bhw sesungguhnya Allah tidak merubah nasib suatu kaum hingga kaum itu sendiri yg lakukan perubahan”. (Ar-Ra’ad:11),
Begitu pula dgn adanya azimah (keingian yg kuat) dan benar dlm melakukan perubahan.
Bhw perubahan jiwa menuju yg lebih baik bukan hanya sekadar mimpi dan angan-angan, namun ia merupakan harakah diatas bumi realiti; diawali dgn pembersihan jiwa dari berbagai kekurangan dan kesalahan dan kemudian menghiasi dan mengisinya dgn berbagai macam sarana pembersihan jiwa yg pengaruhnya nampak dlm ucapan, perbuatan dan interaksi kita dgn keluarga, jiran dan manusia yg ada disekitar kita, sehingga akan dpt merubah jiwa kita; baik pd bulan ramadhan dan selepasnya, secara maksima menuju jiwa qur’ani yg rindu dgn siraman ruhani Al-Quran dan bekalannya.. Tubuh robbani; yg tidak mencari yg lain dibaliknya kecuali hanya berharap redha Allah.
Dan diantara perkara yg dpt merealisasikan hal tersebut diatas adalah hiasi diri dgn keinginan yg kuat, azimah yg teguh, dan memulai dgn sikap optimis, bersungguh-sungguh dlm membangun jiwa yg baik. Krn dari itu, bulan Ramadhan merupakan kesempatan emas dan berharga utk merubah kembali tubuh dan jiwa kita, menghapus perilaku dan tindak tanduk tercela di tengah kehidupan kita, serta mengeluarkan diri dari kongkongan ekslusifisme menuju pembangunan hubungan positif dgn orang lain.
Langkah-langkah perubahan hakiki
Bhw langkah utama dlm melakukan perubahan hakiki pd bulan yg mulia ini adalah hendaknya berfokus pd keikhlasan yg murni krn Allah, memiliki rasa malu dihadapannya, rasa takut dan selalu memuhasabah (introspeksi) diri; sehingga hal tersebut menjadi pendorong sepanjang hidup kita insya Allah. Sebagaimana kita harus melakukan taubat yg sebenar-benarnya dan sungguh-sungguh; jika hal tersebut merupakan kewajiban dlm setiap waktu dan setiap saat, maka pd hari-hari yg mulia ini harus lebih wajib lagi. Berusaha utk memperbanyakan ibadah pd bulan ini, khususnya qiyamulail, tahajjud dan tilawah (membaca) kitab Allah dgn diiringi mentadabburkan, berinteraksi dan menerapkannya dlm jiwa dan realiti kehidupan. Berzikir kpd Allah dan beristighfar, berdoa dan ibtihal (mengagungkan) Allah. Dan hendaknya berhati-hati dari tipu daya yg ada disekitar kita sehingga menghilangkan waktu yg berharga kita pd bulan ramadhan yg mulia, dan jangan lupa pula memperbanyak sedekah dan menjalin kasih sayang terhadap anak-anak yatim dan fakir miskin serta memberi makan kpd orang-orang yg berpuasa.
Kita tidak boleh lalai dari memanfaatkan prestasi perubahan yg ada dlm bulan Ramadhan terhadap jiwa kita; seperti terbiasa mengambil keputusan, teguh diatasnya, fokus diri terhadap prestasi kerja, menghilangkan rutin dlm adat dan perbuatan, baik dlm disiplinkan waktu, dan baik dlm fungsikan prestasi dlm seluruh harakah kita.
Sebagaimana kita juga tidak lupa akan qodhiyah kita yg utama dan orbit kita yg asasi yaitu “Qadhiyah Palestina”, dan menjadikan bulan ramadhan sebagai titik awal dan langkah menuju perubahan sikap-sikap negatif terhadapnya, mendukung para pelaku perjuangan yg ikhlas yg hanya menggunakan alat sederhana dgn berbagai sarana yg ada seperti memobilisasi do’a kemenangan utk mrk pd waktu-waktu dan saat-saat yg mustajabah, menyisihkan wang infak utk mrk, melakukan muqoto’ah (boikot), meneguhkan sikap yg baik dan menyebarkan qodhiyah mrk kepelbagai penjuru dunia.
Al-Ikhwan Al-Muslimun menyeru kpd seluruh umat utk jadikan bulan ramadhan yg mulia sebagai pelaburan; utk menyatukan saf dlm melawan rintangan yg sedang dihadapi dan menghancurkan penghalang dpt menjadi ancaman akan aqidah dan tsaqofiyah umat; dan menjadikannya sebagai titik tolak dan ilham akan berbagai pelajaran dan ibrah, dan bekerja utk menambah prestasi perubahan dlm berbagai tingkatan dan usaha.
Sebagaimana Al-Ikhwan juga menyeru kpd para pemimpin dan penguasa utk lebih byk dekatkan diri kpd Allah pd bulan yg mulia ini, berusaha merubah jiwa-jiwa mrk dan bertaqwa kpd Allah dlm jiwa dan bangsa, serta merubah arah, pandangan dan kerja mrk sehingga ambil berat dgn nilai-nilai yg mulia pd bulan yg agung ini, serta mengikuti dan mentauladani sikap para pemimpin dan penguasa yg lurus dan adil masa lalu sehingga berhasil memimpin umat menuju kemenangan dan kegemilangan yg besar dan luas, begitupun hendaknya mrk harus mengembalikan kezaliman yg telah mrk lakukan kpd pemiliknya, dan takut terhadap do’a-do’a orang-orang yg terzalimi pd hari-hari yg mustajab serta hendaknya mrk hidup di bawah nilai-nilai yg hakiki; baik ucapan dan perbuatan pd bulan ramadhan yg mulia ini.
Ringkasnya…
Bhw perubahan yg diidam-idamkan dlm bulan ramadhan harus merupakan perubahan yg ‘amiq (dlm) dan syamil (menyeluruh); yg diawali dari dlm diri: dgn bertaubat, adanya muraqobah (perasaan diawasi), ikhlas, muhasabah dan bersegara melakukan kebaikan-kebaikan, dan di dlm rumah tangganya: dgn melakukan qudwah, memberikan arahan dan tarbiyah yg baik sehingga rumah tangganya menjadi kiblat bagi yg lainnya “Dan jadikanlah rumah-ruamah kalian qiblat”, dan dgn anggota masyarakatnya: dgn berperan serta melakukan kebaikan, mengajak pd yg ma’ruf dan mencegah yg mungkar, dan terakhir pd umatnya: dgn memberikan perhatian terhadap berita yg dialami oleh umat, memahami keadaan Islam dan umat Islam, serta mengulurkan tangan utk membantu mrk yg memerlukan; mencakup pd buah fikiran sehingga menjadi fikrah islam yg kokoh, prilaku; sehingga menjadi akhlak yg Islami dan aktual, sehingga menjadi teori yg realistis dan hidup.
Ungkapan utk para ikhwah yg tercinta yg berada di balik jeruji besi
Laburkanlah masa-masa khalwah kalian dgn Allah, perbyklah solat, qiyam, tahajjud dan tilawah Al-Quran; dgn mentadabburkan dan menghafalnya, perbyklah berzikir dan berdoa, dan jadikanlah masa-masa khalwah kalian sebagai titik tolak perubahan hubungan kalian dgn Allah sehingga menjadi ‘pelaburan masa depan dlm bekerja dan berdakwah kalian nanti, sehingga Allah akan membebaskan kalian dari penjara dgn selamat dan mendptkan keberuntungan yg byk insya Allah.
Dari jadikanlah bulan ramadhan sebagai pemberi ilham akan makna cita-cita dan harapan setelah keterputus asaan, kelonggaran dan kelapangan setelah kesempitan, kemudahan setelah kesusahan, dan memberikan perasaan gembira saat bertemu dgn Allah dan disaat Allah memberikan ganjaran yg berlimpah kpd orang yg bersabar, dan mengazab orang yg menzalimi kalian sehingga pd saat itu merupakan hari kegembiraan bagi orang-orang yg terzalimi.
Ungkapan utk ikhwah semua…
Jadikanlah bulan ramadhan sebagai titik awal perubahan dlm kehidupan kalian, manfaatkanlah keutamaan-keutamaan yg ada pd bulan ini dgn sebaik-baiknya, perbaikilah hubungan kalian dgn Allah niscaya dpt membuka hati kalian yg tertutup, perkuat dan kokohkanlah ukhuwah kalian, dan jadilah seperti bangunan yg kokoh, dan juga jadilah kalian saling mencintai seperti Allah mencintai dan meredhai kalian, serta bekerjalah dgn sungguh-sungguh menambah utk indeks nilai-nilai dan risalah kalian pd waktu-waktu dan saat-saat yg berharga dan mulia ini.
Ketahuilah bhw masjid merupakan pusat utama pembentukan syakhsiyah muslimah; krn itu berusalah memperbyk langkah menuju kpdnya guna mendekatkan diri dan taat kpd Allah, dan wujudkanlah dlm diri kalian sifat-sifat orang-orang beriman sebagaimana yg disebutkan dlm Al-Qur’an Al-Karim, begitupun dgn sifat-sifat ibadurrahman seperti yg disebutkan dlm firman Allah:
“Dan hamba-hamba Tuhan yg Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yg berjln di atas bumi dgn rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mrk, mrk ucapkan kata-kata (yg mengandung) keselamatan. Dan orang yg melalui malam hari dgn bersujud dan berdiri utk Tuhan mrk. Dan orang-orang yg berkata: “Ya Tuhan Kami, jauhkan azab Jahannam dari Kami, Sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yg kekal”. (Al-Furqan:63-65)
“Dan ketahuilah bhw Allah selalu bersama orang-orang yg bertaqwa” (Al-Baqoroh:194)
Jangan sia-siakan bulan ramadhan yg berharga ini sehingga berlalu dlm jiwa kalian seperti yg telah berlalu sebelumnya, krn itulah kita harus segera menguasainya dan memanfaatkannya dgn baik sebelum bulan tersebut pergi meninggalkan kita kembali, dan mencari darinya pd bulan ramadhan tahun ini sebagai titik perubahan jiwa menuju sesuatu yg dicintai dan diridhai Allah SWT.
Salawat dan salam atas nabi kita Muhammad saw, beserta keluarga dan sahabat semua.. dan segala puji hanya milik Allah Tuhan semesta alam..
Allahu akbar walillahil hamdu.
Sumber: Ikhwan.net